Kalimat Thayyibah

Mengucapkan tasbih, tahmid , tahlil, takbir dan istighfar adalah sesuatu yang sangat dianjurkan dan diperintahkan Allah dalam Qur’an. Kalimat toyyibah tersebut dapat meningkatkan iman dan takwa serta mensucikan diri dari berbagai kotoran dan dosa. Banyak membaca kalimat tersebut juga dapat menjaga dan memelihara diri dari jeratan tipu daya syetan yang menyesatkan.

TENTANG TASBIH (Mensucikan Allah)
Ayat ke 1
1- Bertasbih kepada Allah apa saja yang ada di langit dan apa saja yang ada di bumi; dan Dia-lah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. (As Shaaf 1)
Ayat ke 2
130- Maka sabarlah kamu atas apa yang mereka katakan, dan bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu, sebelum terbit matahari dan sebelum terbenamnya dan bertasbih pulalah pada waktu-waktu di malam hari dan pada waktu-waktu di siang hari, supaya kamu merasa senang. (Thaha 130)
Ayat ke 3
43- Maha Suci dan Maha Tinggi Dia dari apa yang mereka katakan dengan ketinggian yang sebesar-besarnya. 44- Langit yang tujuh, bumi dan semua yang ada di dalamnya bertasbih kepada Allah. Dan tak ada suatu pun melainkan bertasbih dengan memuji-Nya, tetapi kamu sekalian tidak mengerti tasbih mereka. Sesungguhnya Dia adalah Maha Penyantun lagi Maha Pengampun. (Al Israak 43-44)
Ayat ke 4
83- Maka Maha Suci (Allah) yang di tangan-Nya kekuasaan atas segala sesuatu dan kepada-Nya lah kamu dikembalikan. (Yasin 83)
Ayat ke 5
1- Semua yang berada di langit dan yang berada di bumi bertasbih kepada Allah (menyatakan kebesaran Allah). Dan Dialah Yang Maha Kuasa atas segala sesuatu. (Al Hadit 1)
Ayat ke 6
15- Sesungguhnya orang-orang yang beriman dengan ayat-ayat Kami, adalah orang-orang yang apabila diperingatkan dengan ayat-ayat (Kami), mereka menyungkur sujud dan bertasbih serta memuji Tuhannya, sedang mereka tidak menyombongkan diri. (As Sajdah 15)

TENTANG TAHMID (Memuji Allah)
Ayat ke 1
111- Dan katakanlah: “Segala puji bagi Allah Yang tidak mempunyai anak dan tidak mempunyai sekutu dalam kerajaan-Nya dan Dia bukan pula hina yang memerlukan penolong dan agungkanlah Dia dengan pengagungan yang sebesar-besarnya. (Al Israak 111)
Ayat ke 2
1- Segala puji bagi Allah yang telah menurunkan kepada hamba-Nya Al Kitab (Al Qur’an) dan Dia tidak mengadakan kebengkokan di dalamnya; (Kahfi 1)
Ayat ke 3
59- Katakanlah: “Segala puji bagi Allah dan kesejahteraan atas hamba-hamba-Nya yang dipilih-Nya. Apakah Allah yang lebih baik, ataukah apa yang mereka persekutukan dengan Dia?” (An Naml 59)
Ayat ke 4
70- Dan Dialah Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia, bagi-Nyalah segala puji di dunia dan di akhirat, dan bagi-Nyalah segala penentuan dan hanya kepada-Nyalah kamu dikembalikan.(Al Qoshos 70)

TENTANG TAHLIL (Mengesakan Alllah)
Ayat ke 1
87- Dan (ingatlah kisah) Zun Nun (Yunus), ketika ia pergi dalam keadaan marah, lalu ia menyangka bahwa Kami tidak akan mempersempitnya (menyulitkannya), maka ia menyeru dalam keadaan yang sangat gelap: “Bahwa tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Engkau. Maha Suci Engkau, sesungguhnya aku adalah termasuk orang-orang yang lalim.” (Al Anbiya ‘ 87)
Ayat ke 2
22- Dia-lah Allah Yang tiada Tuhan (yang berhak disembah) selain Dia, Yang Mengetahui yang gaib dan yang nyata, Dia-lah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. 22- Dia-lah Allah Yang tiada Tuhan (yang berhak disembah) selain Dia, Yang Mengetahui yang gaib dan yang nyata, Dia-lah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. (Al Hasyr 23-24)

TENTANG TAKBIR (Mengagungkan Allah)
Ayat ke 1
37- Daging-daging unta dan darahnya itu sekali-kali tidak dapat mencapai (keridaan) Allah, tetapi ketakwaan dari kamulah yang dapat mencapainya. Demikianlah Allah telah menundukkannya untuk kamu supaya kamu mengagungkan Allah terhadap hidayah-Nya kepada kamu. Dan berilah kabar gembira kepada orang-orang yang berbuat baik. (Al Hajj 37)
Ayat ke 2
67- Dan mereka tidak mengagungkan Allah dengan pengagungan yang semestinya padahal bumi seluruhnya dalam genggaman-Nya pada hari kiamat dan langit digulung dengan tangan kanan-Nya. Maha Suci Tuhan dan Maha Tinggi Dia dari apa yang mereka persekutukan. (Az Zumar 67)

TENTANG ISTIGHFAR (Mohon ampun pada Allah)
Ayat ke 1
106- dan mohonlah ampun kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (An Nisa 106)
Ayat ke 2
Dan hendaklah kamu meminta ampun kepada Tuhanmu dan bertobat kepada-Nya. (Jika kamu, mengerjakan yang demikian), niscaya Dia akan memberi kenikmatan yang baik (terus menerus) kepadamu sampai kepada waktu yang telah ditentukan dan Dia akan memberi kepada tiap-tiap orang yang mempunyai keutamaan (balasan) keutamaannya. Jika kamu berpaling, maka sesungguhnya aku takut kamu akan ditimpa siksa hari kiamat. (Hud 3)
Ayat ke 3
90- Dan mohonlah ampun kepada Tuhanmu kemudian bertobatlah kepada-Nya. Sesungguhnya Tuhanku Maha Penyayang lagi Maha Pengasih. (Hud 90)
Ayat ke 4
3- maka bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu dan mohonlah ampun kepada-Nya. Sesungguhnya Dia adalah Maha Penerima tobat. (An Nashr 3)

Kalimah Thoyyibah :
Basmalah
بِسْمِ اللهِ الرَحْمٰنِ الرَّحِيْمِ
Artinya :  Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.
Hamdalah
الحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ
Artinya : Segala puji bagi Allah Tuhan sekalian alam.
 Hauqolah
لاَحَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِالله الْعَلِيِّ الْعَظِيْمِ
Artinya :Tiada daya dan upaya melainkan atas pertolongan Allah
 Syahadatain
أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِ لٰهَ إِلاَّ اللهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّداً رَّسُوْلُ اللهِ
Artinya : Saya bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah, dan saya bersaksi bahwa Nabi Muhammad itu adalah utusan Allah.
Tasbih
سُبْحٰنَ اللهْ
Artinya : Maha Suci Allah
 Istirja’
إِنَّالِلهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُوْنَ
Artinya :Sesungguhnya kami milik Allah dan kepada-Nya lah kami dikembalikan.
Bacaa’an Ta’awudz
أَعُوْذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ
Artinya :Aku berlindung kepada Allah dari godaan syetan yang terkutuk.
 Takbir
أللهُ أَكْبَرُ
Artinya : Allah Maha Besar
 Tahlil
لاَ إِلــٰهَ إِلاَّ اللهُ
Artinya : Tiada Tuhan kecuali Allah.

Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "Kalimat Thayyibah"

Post a Comment