Nabi Muhammad SAW Menerima Wahyu di Gua Hira



Ayat pertama yang diterima Nabi Muhammad SAW adalah surat Al-Alaq di Gua Hira. Saat mengasingkan diri di Gua Hira, Malaikat Jibril mendatangi Nabi Muhammad SAW sehingga membuat Nabi Muhammad SAW ketakutan.  Malaikat Jibril menyodorkan untaian alfabet pada lempengan kristal dan berkata “Iqra (bacalah)”. Namun Nabi Muhammad SAW menjawab “Ma ana biqirain (saya tidak bisa membaca)”.  Jibril kembali mendesaknya:


“Iqra” Nabi Muhammad SAW kian ketakutan, tetapi dia tetap menjawab: “Ma ana biqirain.” Jibril menatap Nabi Muhammad SAW dan seketika Nabi Muhammad SAW paham bahwa Malaikat Jibril bukan menyuruh membaca, namun mengikuti ucapannya. Dan diterimalah ayat Al-Quran pertama kali yang berupa surat Al-Alaq ayat 1-5 oleh Nabi Muhammad SAW. Nabi Muhammad langsung pulang ke rumah dengan menggigil karena masih takut dengan peristiwa yang dialaminya di Gua Hira.


Kalimat Iqro’ menunjukkan keutamaan ilmu dan ketinggian kedudukannya bahwa membaca merupakan jalan yang menghantarkan kita pada kedudukan terhormat yang tinggi. Beliau diutus dengan membawa ilmu yang bermanfaat dan amal yang shalih.

Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "Nabi Muhammad SAW Menerima Wahyu di Gua Hira"

Post a Comment