Minyak Zaitun Menurut Islam

Minyak zaitun bukanlah minyak sembarangan, Allah SWT dan Rasulullah SAW telah menyebutkan berkali-kali ihwal minyak zaitun ini. Ada kandungan yang istimewa dalam minyak tersebut.
Dan, mengandung banyak manfaat dan khasiat bagi manusia. oleh karenanya, tak heran jika Rasulullah SAW pun menganjurkan umat Islam untuk mengonsumsi dan menggunakan minyak zaitun ini.

Minyak zaitun adalah salah satu minyak  tumbuhan yang diperas dari buah zaitun. Tanaman zaitun ini pada mulanya dikembangbiakkan di cekungan laut tengah. Ribuan tahun silam, masyarakat di sekitar Laut Tengah dan Timur Tengah telah mengetahui rahasia di balik perintah mengonsumsi minyak zaitun. Dalam bentuk buah, zaitun muda yang berwarna hijau kekuningan seringkali digunakansebagai makanan penting untuk penambah rasa. Sedangkan zaitun matang yang mempunyai warna kehitam-hitaman diperas untuk diambil minyaknya.

Buah zaitun yang matang mengandung 80 persen air, 15 persen minyak, 1 persen protein,  1 persen karbohidrat, dan 1 persen serat. Untuk menghasilkan buah dan berproduksi secara penuh, pohon zaitun harus berumur 15-20 tahun. Pohon zaitun yang berumur ribuan tahun di antaranya pernah ditemukan di Palestina yang bertahan hidup hingga 2000 tahun.
Manfaat yang terkandung dalam minyak zaitun itu terus diyakini oleh banyak masyarakat di berbagai belahan dunia. Oleh sebab itu, tak heran bila minyak zaitun itu terus diproduksi di berbagai negara di dunia ini.

Italia dan Spanyol misalnya, berada di barisan terdepan negara penghasil minyak zaitun, disusul oleh Yunani, Tunisia, Maroko, dan Amerika Serikat. Kawasan  mediterania selama ini memang dikenal sebagai gudang buah dan minyak zaitun.
Mengenai minyak zaitun ini Allah SWT berfirman:
“Dan Dia-lah yang menurunkan air hujan dari langit, lalu Kami tumbuhkan air itu segala macam tumbuh-tumbuhan. Maka, Kami keluarkan tumbuh-tumbuhan itu tanaman yang menghijau. Kami keluarkan dari tanaman yang menghijau itu butir yang banyak; dari mayang kurma mengurai tangkai-tangkai yang menjulai, dan kebun-kebun anggur, dan (kami keluarkan pula) zaitun dan delima yag serupa dan yag tidak serupa. Perhatikanlah buahnya di waktu pohonnya berbuah dan (perhatikan pulalah) kematangannya. Sesungguhnya pada yang demikian itu ada tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi orang-orang yang beriman.” (QS. Al An’aam [6]: 99)

Begitu banyak Allah SWT menyebutkan zaitun di dalam Al Quran. Tentu ada yang hendak disampaikan  Allah SWT dari semua itu. Salah satunya adalah keajaiban dan khasiat minyak yang dihasilkan dari tumbuhan zaitun yang cukup melimpah ruah dan sangat multifungsi bagi orang yang ingin berpikir dan mengambil pelajaran dari ayat-ayat kebesaran Allah SWT.
Rasulullah SAW merupakan orang yang suka mengonsumsi dan menggunakan minyak zaitun. Bagi Rasulullah, minyak zaitun tak sekadar hanya bermanfaat bagi kesehatan tubuh, tetapi juga dianggap sebagai bagian dari pohon yang diberkahi oleh Allah SWT.
Dalam sebuah hadits disebutkan:
“Makanlah kalian buah zaitun, minyak zaitun, dan gunakan menggosok (mengoles) dengan minyak zaitun, sesungguhnya ia adalah dari pohon yang diberkahi.” (HR.Tirmidzi dan Ibnu Majah)
“Minumlah minyak zaitun dan berminyak dengannya karena sesungguhnya ia adalah dari pohon yang diberkahi.” (HR. Baihaqi dan Ibnu Majah)
Manfaat Minyak Zaitun
Diriwayatkan dari Umar bin Khattab RA. bahwa Rasullullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda:
“Makan dan berminyaklah dengan zaitun karena ia berasal dari pohon yang diberkati (HR. Tirmidzi)”.
Diriwayatkan dari Zaid bin Arqam RA. bahwa Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda,
“Zaitun dan waras bermanfaat untuk mengobati radang selaput dada (dzatul janbi:pleurisy).”
Qatadah berkata,”Caranya dengan membalur bagian dada yang mengalami sakit.
Anas bin Malik RA. berkata; “Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam meminyaki rambut, menyisir jenggot, dan membalur wajah dengan zaitun, seakan-akan pakaian beliau adalah pakaian tukang minyak.” (HR. Tirmidzi dalam Asy-Syama’il, no. 32).
Ibnul Qayyim dalam kitab Zadul Ma’ad berkata, “Minyak Zaitun bisa menutup pori-pori tubuh dan mencegah zat yang masuk melaluinya. Jika digunakan setelah mandi air panas, minyak zaitun akan memperbaiki dan melembabkan badan. Jika digunakan sebagai minyak rambut, akan menjadikan rambut indah dan panjang. Minyak Zaitun juga berkhasiat untuk mengobati campak dan berbagai penyakit lainnya.”
Ibnu Abbas berkata, “Jika orang yang berihram mengalami pecah-pecah di tangan atau kaki, hendaklah mengolesnya dengan minyak zaitun dan minyak samin.”
Imam Bukhari meriwayatkan bahwa Ibnu Umar RA biasa berminyak dengan zaitun ketika ihram (Fathul Baari, III/463)
Zaitun (Olea europaea) adalah pohon kecil tahunan dan hijau abadi, yang buah mudanya dapat dimakan mentah ataupun sesudah diawetkan sebagai penyegar. Buahnya yang tua diperas dan minyaknya diekstrak menjadi minyak zaitun yang dapat dipergunakan untuk berbagai macam keperluan. Zaitun adalah anggota suku Oleaceae.


 Kegunaan dan Khasiat-khasiat Natural Zaitun:

    * Daun Zaitun mengandung daya tangkal yang efektif dan mencegah berbagai penyakit, air rebusan daun zaitun dan kulitnya dipergunakan untuk menurunkan panas yang efektif.
    * Daun zaitun juga mengandung bahan-bahan natural membunuh mikrobat, jenis-jenis virus, dan bakteri-bakteri.
    * Daun zaitun mengobati penyakit yang baru ditemukan disebut (CFS) "Chronic Fatigue Syndrome".
    * Daun zaitun mengobati penyakit yang disebabkan oleh virus Herpes.
    * Daun zaitun membantu meringankan penderita AIDS yang disebabkan oleh HIV, atau daun zaitun menguatkan kekebalan tubuh menangkis serangan virus HIV.
    * Daun zaitun membantu mengurangi stress tubuh, kelelahan fisik, mengurangi dampak nyeri-nyeri disebabkan oleh penyakit menahun yang parah seperti: Aids, kanker, meringankan beban penderita, dan melawan virus-virus yang menyebabkan penyakit-penyakit berat tersebut dengan dua cara: Pertama, mencegah penyebaran virus-virus ganas itu, dan kedua, mengaktifkan dan mengontrol fungsi kekebalan tubuh untuk menciptakan jaringan-jaringan khusus membunuh virus-virus yang menyerang.
    * Daun zaitun mengobati penyakit-penyakit flu dan influenza yang tidak dapat dicegah dengan anti-biotik.
    * Minyak zaitun dan daunnya berguna untuk mengobati penyakit jantung karena menurut hasil penelitian bahwa kedua produk zaitun ini dapat menurunkan tekanan darah dan mengurangi kolesterol.
    * Minyak zaitun memberikan kelembutan natural, melembutkan kulit dan wajah. Minyak zaitun dipergunakan untuk berbagai produk-produk kecantikan seperti: Krim Rambut,  produk-produk krim untuk wajah, dan sabun.
    * Olesan minyak zaitun dapat menghilangkan gatal-gatal, mencegah pengelupasan kulit, bintik-bintik, dan alergi. Mengobati luka memar, luka terbakar, dan sengatan sinar matahari.
    * Minyak zaitun dipergunakan bersama dengan obat-obat tertentu untuk mengobati penyakit kulit dan lemak. Minyak zaitun menguatkan rambut, memberikan kelembutan dan kesegaran.
    * Rebusan daun zaitun membantu menurunkan kadar gula darah.
    * Mengobati nyeri otot, persendian, dan nyeri-nyeri lainnya.
    * Minyak zaitun dapat mencegah dan mengurangi strechmark pada wanita hamil atau habis melahirkan.
    * Minyak zaitun memperlancar BAB dan membantu membuang batu ginjal lewat buang air besar.
    * Minyak zaitun mengobati penyakit-penyakit dada dan dipergunakan untuk meringankan penderita cacar.
    * Riset telah membuktikan bahwa minyak zaitun efektif mencegah kanker.
    * Minyak dan buah zaitun menguatkan penglihatan, mencegah rabun malam berkat kandungan vitamin A yang tinggi, dan mencegah kelelahan kelopak mata.
    * Memperkuat daya seksual karena mengandung vitamin A dan E.

Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "Minyak Zaitun Menurut Islam"

Post a Comment